Jumat, 01 November 2013

TRAINING GENERAL AFFAIR OFFICER DEVELOPMENT PROGRAM, Hotel Amos Cozy Blok M Jakarta, 20-21 Nopember 2013


BACKGROUND
Peran GA officer dalam organisasi umumnya masih kurang diperhatikan, bila dibandingkan dengan peran Sales officer dan Production Officer yang secara langsung menghasilkan profit untuk organisasi.
Padahal sebagai supporting unitGeneral Affair (GA) memiliki peran yang tidak kalah penting bila dibandingkan dengan departemen lain. Tanpa GA officer yang smart, organisasi tidak dapat menghasilkan performance yang optimal.
Karakteristik pekerjaan dari GA officer adalah banyaknya variasi tugas sehingga membutuhkan pengetahuan luas dan keterampilan teknis yang umum.
Aspek-aspek yang dibutuhkan dalam pengembangan setiap personal yang ada dalam struktur organisasi departemen GA adalah sebagai berikut : memahami competencyberdasarkan ISO 9001, mengetahui competency matrix yang harus dipenuhi oleh setiap personal GA, memahami    interpersonal skill yang baik, mampu melakukan prosescoaching & counseling, mengetahui effective communication, time management fundamentals, memahami lobby and negotiation, mampu melakukan coordination yang baik kepada sejumlah pihak ahli yang terkait dengan pekerjaan teknis, mengetahuicontinuous improvement fundamentals with 5S/R method, mengetahui check list foroffice and factory environment maintenance berdasarkan ISO EMS 14001 dan OHSAS 18001, memahami filing system fundamentals yang baik, mampu menggunakan Word, Excel and Powerpoint baik untuk keperluan correspondencedata processing and presentation, mengetahui Key Performance Indicator (KPI) yang digunakan untuk mengevalusi kinerja departemen GA.
Apabila aspek-aspek tersebut sudah terbentuk, maka kinerja dari departemen GA dapat diandalkan untuk menangani beragam tugas, berinteraksi dan berkoordinasi baik internal maupun eksternal, sehingga sangat memdukung tercapainya visi dan misi organisasi secara efektif dan efisien.
OBJECTIVES
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu :
  1. Memahami tugas dan tanggung jawab GA officer dengan skala waktu pengerjaannya.
  2. Mengetahui dan memahami Key Performance Indicator untuk GA Officer.
  3. Mengetahui dan memahami program training yang dibutuhkan untuk memenuhi kompetensi secara umum dari departemen GA berdasarkan standard ISO 9001.
  4. Memahami komunikasi yang efektif.
  5. Memahami konsep interpersonal skill.
  6. Memahami konsep coaching & counseling.
  7. Memahami konsep time management.
  8. Memahami dan menerapkan proses koordinasi dengan baik.
  9. Memahami dan menerapkan proses lobby dan negosiasi dengan baik.
  10. Memahami penataan ruangan kantor yang efektif dan efisien.
  11. Memahami penggunaan system penerangan pada ruangan dan lingkungan kantor.
  12. Memahami pokok-pokok continuous improvement dengan metode 5S/R.
  13. Melakukan GA data processing secara efektif dan efisien dengan menggunakan Excel 2007.
  14. Menggunakan sejumlah formulir Check Sheet untuk panduan standarisasi umum kualitas pelayanan untuk keperluan internal dan eksternal audit ( Lobby, Office, Canteen, Toilet and Green Office) berdasarkan standar ISO EMS 14001 dan OHSAS 18001.
  15. Menganalisa faktor-faktor yang menjadi permasalahan utama yang umum terjadi pada aktivitas GA officer dan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.
AUDIENCE TARGET
Staff and Supervisor or Leader.
DURATION :   2 Hari    :  08.30  s/d 16.30 WIB
TRAINING METHOD   : 
  1. Lecturing.
  2. Ice Breaking.
  3. Case Study and Discussion.
  4. Presentation Results Discussion.
  5. Role Play and Simulation.
  6. Training Movies.
TRAINING INVEST    :   Rp.  3.500.000,- / person
TRAINER PROFILE
ERAWAN SUPRIATNA, S. Kom & Team
Praktisi & trainer yang mempunyai pengalaman lebih dari 15 tahun menjadi instructor / trainer di beberapa lembaga pelatihan swasta, instansi pemerintah / swasta  di Jakarta, mulai tahun 1992 – 2003, antara lain  di PT. Asiana IMI Industries, Tbk.,  PT. COMBIPHAR,  di PT. LG Philips Display Devices Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia, PT. LG Innotek Indonesia dan PT. Harita Prima Abadi Mineral (Mining Company).
INFORMASI DAN PENDAFTARAN :
TRAINING Kita
Telp     (021) 446 46 834
HP        0815 9797 365 / 0813 160 29975
web     trainingkitaconsulting.com

TRAINING EXIM DAN PEMAHAMANNYA : “ PERANAN DAN FUNGSI ANGKUTAN LAUT PADA PERNIAGAAN ANTAR NEGARA”. Hotel Amos Cozy Blok M Jakarta, 19-20 November 2013


Perdagangan Internasional memadukan kegiatan antara Shipper dan Buyer. Kedua belah pihak terpisah oleh negara masing – masing, maka dengan demikian akan terjadi pengikatan kontrak kerja , baik dalam tempo singkat maupun dalam tempo yang lama sebagaimana kontrak kerjanya untuk melakukan kegiatan perniagaan antar negara. 
Tiada kata lain , kegiatannya adalah melakukan mata rantai perdagangan ekspor dan import antar kedua belah pihak untuk saling melaksanakan kewajiban selama terjadi perniagaan. 
Dalam arti , ketika terjadi kesepakatan untuk berniaga, maka  pada saat itu kedua belah pihak pasti akan menentukan jenis moda angkutannya dalam hal ini sarana angkutannya. 
Oleh karena itu, pada perniagaan antar negara , bisa saja dan apabila ditentukan jenis angkutannya , seperti akan di pergunakannya untuk memuat muatan nantinya dengan memakai  armada laut karena porsi muatannya dalam volume besar. 
Demikian dalaml soal penentuan jenis angkutannya. Dimana saja , perdagangan Exim pastik akan melibatkan berbagai jenis angkutan sebagai sarana pendukung untuk mempercepat muatan tiba di destination. 
Sarana pendukung tersebut diantaranya pergudangan dan usaha logistic, dan dari berbagai jenis sarana angkutan.  Dengan distribusi melalui pelabuhan laut atau bandara. 
Perlu kita pahami bahwa semakin meningkatnya perniagaan antar negara , khususnya bagi perusahaan pelayaran internasional , kecenderungan pemakai jasa angkutan laut meningkat permintaannya dan bahkan bisa disebut didominasi oleh sistem angkutan containerisasi , disamping dari pada sistem angkutan laut seperti break bulk, LNG, Tongkang dan Barge atau jenis lainnya. 
Kegiatan perdagangan antar negara , apakah angkutannya melalui laut atau udara , eksportir dan importir harus sepakat mengikatkan diri dari pelaksanaan prosedur dalam hal ini sbb : 
-          Menentukan jenis angkutannya
-          Mengikuti aturan kepabeanan dan kelabuhanan dimasing-masing negara. Di negara eksportir dan importir.
-          Melaksanakan aturan perbankan , apabila kedua belah pihak menginginkannya.  
Namun , pada silabus  materi EXIM DAN SHIPPING PABEAN , yang pasti berhubungan dengan wilayah pelabuhan, maka akan disampaikan inti pemahaman dengan focus sbb : 
a.       Memahami sistem kerja angkutan laut yang terkait dengan jenis angkutan lainnya
b.      Memahami peran dan fungsi Sea Port
c.       Memahami peran dan fungsi Kepabeanan
d.      Memahami Legal Shipping Document sebagai supporting dalam mensyahkan kegiatan eksport barang  dan import barang , pada saat dari dan ke masing-masing negara. 
SYLLABUS : 
  • SHIPPING DAN EXIM
  • PERUSAHAAN PELAYARAN DAN MITRA USAHANYA.
  • LEGAL SHIPPING DOCUMENT HUBUNGANNYA DENGAN EXPORT DAN IMPORT.
  • EXPORT DAN IMPORT PERAN DAN FUNGSINYA MENOPANG KEGIATAN SELLER DAN BUYER DALAM MEMILIH ARMADA.
  • SALES CONTRACT THN 2000  HUBUNGANNYA DENGAN ANGKUTAN LAUT.
  • HUBUNGAN ANTARA LEGAL SHIPPING DOCUMENT DAN PERBANKAN .
  • PERENCANAAN PENGIRIMAN BARANG EKSPORT SETELAH BUYER SEPAKAT MENERIMA BARANG IMPORT
  • EXIM DAN HUBUNGANNYA DGN PABEAN DAN PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN
  • EXIM HUBUNGANNYA DENGAN SELLER , BUYER, JASA PERUSAHAAN ANGKUTAN HINGGA KE PADA JARINGAN  I T  , E D I
AUDIENCE TARGET
Staff dan Leader bagian export –import.
DURATION  :   2  Hari    :  08.30  s/d 16.30 WIB 
TRAINING INVEST  :   Rp. 3.500.000,- / person
TRAINER 
Murhan R.SE   - Praktisi Shipping Business Manajemen. 
INFORMASI DAN PENDAFTARAN :
TRAINING Kita
Telp     (021) 446 46 834
HP        0815 9797 365 / 0813 160 29975
web     trainingkitaconsulting.com 

Training HOW MAKE OF TRAINING NEEDS ANALYSIS WHICH COMPREHENSIVE AND EFFECTIVE – Hotel Amoz Cozy Jakarta, 13-14 Nopember 2013


BACKGROUND
Semua organisasi atau perusahaan umumnya selalu didorong untuk berpacu dalam kompetisi yang ketat, sehingga harus selalu memelihara dan meningkatkan kompetensi utamanya. Tak dapat dipungkiri, program pelatihan merupakan salah satu pendekatan utama dalam pengembangan SDM, yang mempunyai peran strategis terhadap keberhasilan operasional perusahaan di satu sisi, dan keberhasilan karir karyawan di sisi yang lain.
Kemampuan seseorang untuk dipekerjakan sangat tergantung bagaimana ia mengembangkan skill-nya agar dapat memenuhi persyaratan yang dibutuhkan sebuah jabatan, yang seringkali terus berkembang mengikuti perkembangan perusahaan dan dinamika persaingan. Pelatihan yang tepat akan membantu mengatasi kesenjangan ini.
Karena hal tersebut di atas, diperlukan kegiatan analisa pelatihan yang komprehensif agar dapat merumuskan program pelatihan yang benar-benar tepat sasaran. Komprehensif karena harus dapat menjawab segala kebutuhan perusahaan. TNA (Training Needs Analysis) yang komprehensif akan dapat mengindentifikasi secara tepat siapa, apa, kapan, bagaimana, dan berapa lama suatu pelatihan, sehingga dapat menurunkan biaya pelatihan yang tidak perlu, sekaligus menjamin efektifitasnya untuk pelatihan yang memang benar-benar diperlukan.
Pada pelatihan ini selain diberikan materi utama, peserta training juga akan diberikan pengetahuan tambahan tentang pembuatan dan penggunaan Levels of Training Evaluation, yang dapat menentukan apakah hasil training yang sudah dijalankan sudah sesuai dengan hasil dari TNA-nya atau belum sesuai dengan yang diharapkan.
OBJECTIVES
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu :
  1. Memahami pengertian dan tujuan TNA yang komprehensif dan effective.
  2. Mengetahui dan memahami posisi TNA di dalam kerangka BADDIE dalam pengelolaan training.
  3. Memahami fungsi-fungsi dari setiap  komponen di dalam kerangka BADDIE.
  4. Mengetahui sumber informasi untuk kebutuhan pelatihan, baik berkaitan dari aspek organisasi, pekerjaan dan orang/individu.
  5. Mengetahui factor-faktor penting di dalam TNA.
  6. Mengetahui 4 (empat) level kebutuhan pelatihan dari organisasi.
  7. Memahami  2 (dua) jenis TNA dengan tujuannya masing-masing serta ilustrasi dari Performance Relationship Map dengan point-point yang menjadi gap analysisnya..
  8. Memahami pengertian core competency dan functional competency.
  9. Memahami penggunaan matrix competency dengan pengukuran dan pengisian gap analysisnya.
  10. Mengetahui dan memahami faktor – faktor yang dapat membuat pekerja perform atautidak perform.
  11. Memahami langkah-langkah dalam melaksanakan TNA dengan sejumlah metodologinya.
  12. Membuat dan menggunakan formulir TNA yang meliputi aspek-aspek Knowledge, Skills & Attitude (KRA) dengan bobot nilai perbaikannya.
  13. Mengetahui tahapan-tahapan implementasi training dan point-point feedback untuk evaluasi training tersebut.
  14. Memahami pembuatan dan penggunaan form-form evaluasi training dari level 1 s/d 4.
  15. Memahami semua materi training dengan melakukan simulasi / role play.
SYLLABUS
  1. Pengertian dan tujuan yang komprehensif dan effective.
  2. Posisi TNA di dalam kerangka BADDIE dalam pengelolaan training.
  3. Fungsi-fungsi dari setiap  komponen di dalam kerangka BADDIE.
  4. Sumber informasi untuk kebutuhan pelatihan dari aspek organisasi, pekerjaan & orang/individu
  5. Faktor -faktor penting di dalam TNA.
  6. 4 (empat) level kebutuhan pelatihan dari organisasi.
  7. 2 (dua) jenis TNA dengan tujuannya masing-masing
  8. ilustrasi Performance Relationship Map dengan point-point yang menjadi gap analysisnya..
  9. Definisi core competency dan functional competency.
  10. Penggunaan matrix competency dengan pengukuran dan pengisian gap analysisnya.
  11. Faktor – faktor yang dapat membuat pekerja perform atau tidak perform.
  12. Langkah-langkah dalam melaksanakan TNA.
  13. Metodologi TNA yang umum digunakan.
  14. Formulir TNA yang meliputi aspek Knowledge dengan bobot nilai perbaikannya.
  15. Formulir TNA yang meliputi aspek Skills dengan bobot nilai perbaikannya.
  16. Formulir TNA yang meliputi aspek Attitude dengan bobot nilai perbaikannya.
  17. Tahapan-tahapan implementasi training
  18. Point-point feedback untuk evaluasi training.
  19. Penggunaan form-form evaluasi training dari level 1 s/d 4.
  20. Simulasi / role play.
AUDIENCE TARGET
Staff and Supervisor or Leader dari setiap departemen, khususnya dari departemen HRD.
DURATION  :   2  Hari    :  08.30  s/d 16.30 WIB
TRAINING METHOD   : 
  1. 50% Theory
  2. 50% Practices
  3. Dynamic and interactive training presentation
  4. Simulation or Role Play
TRAINING INVEST    :   Rp.  2.900.000,- / person
Trainer Profile
Praktisi & trainer yang mempunyai pengalaman lebih dari 15 tahun menjadi instructor / trainer di beberapa lembaga pelatihan swasta, instansi pemerintah / swasta  di Jakarta, mulai tahun 1992 – 2003, antara lain  di PT. Asiana IMI Industries, Tbk.,  PT. COMBIPHAR,  di PT. LG Philips Display Devices Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia, PT. LG Innotek Indonesia dan PT. Harita Prima Abadi Mineral (Mining Company).
Pernah menjabat sebagai Manager Training & Development di perusahaan swasta dan perusahaan jasa konsultan. Jabatan terakhir adalah sebagai Direktur Training & Development di perusahaan swasta IT training and consulting. Sekarang beliau menjadi Trainer dan consultant di beberapa perusahaan provider training and consulting.
INFORMASI & REGISTRASI
TRAINING Kita
Kontak sdr. Titian
Telp    : (021) 446 46 834
HP      : 0813-16029975 /0815 9797 365

TRAINING SEHARI OFFICE MANAGEMENT AND FILING SYSTEM, Hotel Amos Cozy Blok M Jakarta, 12 Nopember 2013


BACKGROUND
Keberhasilan misi dari office management suatu organisasi salah satunya jika didukung dengan tersedianya data dan informasi secara lengkap, tepat dan up to date. Karena pada dasarnya pekerjaan office management adalah bentuk pelaksanaan tata tertib administrasi perkantoran yang didasarkan pada pemahaman struktur organisasi, koordinasi dengan komunikasi yang efektif, penggunaan peralatan administrasi yang modern serta  penerapan sistem manajemen dokumen (Document Management System) dengan menggunakan aplikasi software tertentu atau bahkan dibuat dan dikembangkan sendiri berdasarkan aplikasi yang umum digunakan.
Pekerjaan office management sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) agar dapat dilaksanakan secara konsisten, mudah dipahami alur proses kegiatannya bagi karyawan dan mendukung continuous business improvement  bagi organisasi.
Apabila semua hal tersebut dilakukan oleh semua karyawan dalam suatu organisasi secara efektif dan efisien, maka bisa dipastikan akan menjadi salah satu pendorong kemajuan dan perkembangan yang positif untuk organisasi tersebut.
OBJECTIVES                                                     
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu :
Memahami secara benar prinsip-prinsip dan frame work dari Office Management and Filing System yang modern sehingga dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan fungsi proses dari struktur organisasi yang pada akhirnya diharapkan dapat membantu tercapainya tujuan organisasi.
SYLLABUS
  1. Office Management Fundamentals.
  2. Office Organization.
  3. Organization Structured for Office Management.
  4. Office Management System.
  5. Office Management Information System.
  6. Effective Communication for Office Management.
  7. Coordination Skill.
  8. Records Management and Filing System.
  9. Standard Operating Procedure for Office Management.
  10. Implementation of Document Catalog and Tracking System with Excel 2007.
AUDIENCE TARGET
Staff and Supervisor or Leader dari setiap departemen.
DURATION  :   1 hari
TRAINING METHOD   : 
  1. Lecturing.
  2. Ice Breaking.
  3. Case Study and Discussion.
  4. Presentation Results Discussion.
  5. Role Play and Simulation.
  6. Training Movies.
TRAINING INVEST    :   Rp. 2.000.000,-/peserta
 Trainer Profile
ERAWAN SUPRIYATNA
Praktisi dan trainer yang mempunyai pengalaman lebih dari 17 tahun menjadi instructor / trainer di beberapa lembaga pelatihan swasta, instansi pemerintah / swasta  di Jakarta, mulai tahun 1992 – 2003, antara lain  di PT. Asiana IMI Industries, Tbk.,  PT. COMBIPHAR,  di PT. LG Philips Display Devices Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia, PT. LG Innotek Indonesia dan PT. Harita Prima Abadi Mineral (Mining Company).
Pernah menjabat sebagai Manager Training dan Development di perusahaan swasta dan perusahaan jasa konsultan. Jabatan terakhir adalah sebagai Direktur Training & Development di perusahaan swasta  training and consulting.
INFORMASI DAN PENDAFTARAN :
TRAINING Kita
Telp     (021) 446 46 834
HP        0815 9797 365 / 0813 160 29975
web     trainingkitaconsulting.com

TRAINING POWERFUL DATABASE ANALYSIS AND DASHBOARD REPORTING WITH EXCEL 2010, Hotel Amos Cozy Blok M Jakarta, 7 – 8 Nopember 2013


BACKGROUND
Microsoft Excel 2010 dapat menangani proses database analysis yang jumlahnya melebihi dari 950.000 record data. Dengan sejumlah fungsi validasi dan analisa database yang sudah ada, Excel 2010 juga ternyata memiliki fitur canggih, yang kondisi defaultnya sudah dimunculkan,  yaitu solver analysis tool pack yang canggih. Tentunya hal tersebut akan menjadi suatu dukungan kinerja yang penuh terutama untuk departemen accounting, finance, marketing, dan lain-lain.
Anda tidak perlu lagi direpotkan membangun aplikasi program database analysis dan summary reporting dengan bahasa progam tertentu yang tentunya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, karena semua hal tersebut di atas dapat dikerjakan dengan Excel 2010 secara cepat, tepat dan mudah.
OBJECTIVES
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :
  1. Membaca dan memasukkan berbagai macam data : text file dan database yang lain yang jumlah record lebih dari 100.000 record ke dalam Excel 2010.
  2. Memaksimalkan penggunaan fungsi atau metode pengolahan dan validasi data yang ada dalam aplikasi Microsoft Excel, agar  pekerjaan pengolahan data menjadi jauh lebih cepat dan hasilnya lebih tepat.
  3. Membuat proses Rekapitulasi Data pada sejumlah sheet dengan cepat, mudah dan interaktif.
  4. Membuat laporan yang menarik baik dalam bentuk summary table report  dengan metode interaktif.
  5. Menampilkan informasi data yang dibutuhkan secara tepat dan dalam waktu yang singkat, berdasarkan sejumlah criteria data yang diinginkan dengan cara yang mudah.
  6. Mampu membuat summary report dengan tampilan graphic yang informasi datanya data ditampilkan secara interaktif dengan Slicer Method.
  7. Membuat dan mendisain small graphic di dalam sebuah alamat sel dengan cepat dan mudah.
  8. Penggunaan optimasi filter pada kolom database berdasarkan text, number dan color(lebih cepat dari 2007)
  9. Membuat otomatisasi penampilan sejumlah data sekaligus berdasarkan pemilihan nilai pada object Combo Box  pada sheet yang aktif.
  10. Memanfaatkan fungsi-fungsi Excel untuk berbagai macam kebutuhan analisa database.
  11. Mengaktifkan solver analysis tool pack dalam tab menu.
  12. Menggunakan tool analisa database yang ada pada data analysis tool pack untuk kebutuhan analisa database yang cukup kompleks.
  13. Menggunakan tool database analysis solver yang ada pada solver analysis tool pack.  
AUDIENCE TARGET ( Intermediate Level )
Staff dan Leader yang sering menggunakan aplikasi Ms. Excel 2007 atau pernah menggunakan Ms. Excel 2010  
DURATION  :   2  Hari    :  08.30  s/d 16.30 WIB 
TRAINING METHOD   :  Terangkan – Tunjukkan – Lakukan
Dengan metode ini Anda akan mengenal subyek pelatihan secara lebih baik, karena langsung ditunjukkan oleh ahlinya, dan Anda akan diajak untuk langsung melakukan/ menggunakannya.  
TRAINING INVEST  :   Rp. 3.750.000,- / person
TRAINER PROFILE
ERAWAN SUPRIATNA, S. Kom & Team
Praktisi & trainer yang mempunyai pengalaman lebih dari 15 tahun menjadi instructor / trainer di beberapa lembaga pelatihan swasta, instansi pemerintah / swasta  di Jakarta, mulai tahun 1992 – 2003, antara lain  di PT. Asiana IMI Industries, Tbk.,  PT. COMBIPHAR,  di PT. LG Philips Display Devices Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia, PT. LG Innotek Indonesia dan PT. Harita Prima Abadi Mineral (Mining Company).
Pernah menjabat sebagai Manager Training & Development di perusahaan swasta dan perusahaan jasa konsultan. Jabatan terakhir adalah sebagai Direktur Training & Development di perusahaan swasta IT training and consulting. Sekarang beliau menjadi Trainer dan consultant di beberapa perusahaan provider training and consulting.
INFORMASI DAN PENDAFTARAN :
TRAINING Kita
Telp     (021) 446 46 834
HP        0815 9797 365 / 0813 160 29975
web     trainingkitaconsulting.com